Hampir segala aktivitas manusia kini berhubungan dengan internet. Dengan internet, kita dimanjakan oleh berbagai layanan yang mudah dan cepat. Utamanya dalam hal berinteraksi sosial, seperti e-mail, facebook, whatsapp, messenger dan sebagainya. Obrolan secara online sekaligus data-data di dalamnya selain akan direkam pada perangkat masing-masing pengguna. Eksistensi diri juga telah didorong melalui jaringan internet. Namun sayangnya sedikit yang menyadari bahwa semua itu akan meninggalkan jejak di ruang siber. Ketika berselancar di ruang siber, segala aktivitas kita akan terekam sebagai jejak riwayat. Mulai dari catatan unggahan akun pribadi di media sosial, video-video yang pernah ditonton, kata kunci yang pernah diketik melalui Google, penelusuran web yang pernah dikunjungi, bahkan titik lokasi kemanapun kita pergi dicatat oleh GPS ponsel. Hal tersebut menjadi sebuah jejak digital yang yang tak terbantahkan yang sering diabaikan oleh para pengguna. Jejak digital menuru...