Skip to main content

Primi Rohimi; Jurnalistik Dipengaruhi Bisnis

source image: livemint.com
Kampus-Warna -- Jurnalistik Dakwah merupakan bidang yang menarik untuk digali dan dikaji. karena jurnalistik dakwah mengandung konten Islami. namun di era sekarang, sesuaty yang berbau ke-Islaman kurang diminati oleh pembaca.

Hal tersebut disampaikan oleh Primi Rohimi, dosen IAIN Kudus saat mengampu mata kuliah Jurnalistik di kelas KPI(Komunikasi dan Penyiaran Islam)-A semester lima, pada Kamis (13/9/2018). Menurutnya, ketika jurnalistik itu sudah dibubuhi oleh simbol tertentu maka akan mempengaruhi intensitas daya tarik pembaca.

“Karena sebuah simbol akan sangat bermakna,” tuturnya pada 16 mahasiswa yang hadir.

Primi menambahkan bahwa jurnalistik Islam yang muncul selalu bersifat antimainstrim dan tidak mengikuti permintaan pasar. Sebabnya, tidak jarang bila umur dari produk jurnalistik Islam tidak bertahan lama sampai sekarang.

“Keberlangsungan jurnalistik sekarang sangat dipengaruhi oleh bisnis, karena sudah adanya konvergensi media yaitu cetak, audio, audio-visual, dan channel.” jelas Primi di gedung E3 IAIN Kudus.

Berbeda dengan salah satu produk jurnalistik Islam, majalah Sabili. Ia masih bertahan dengan konten Islami meski tidak muncul mengikuti perkembangan jaman. Menurut Primi, majalah Sabili masih bertahan karena ia mempunyai niat untuk menyebarkan ajaran mazhabnya tanpa perduli permintaan pasar dengan dinamika jaman yang serba modern.
 Produk Jurnalistik Islam yang masih bertahan hingga kinisource image: beritafotojakarta.wordpress.com
Namun, ada beberapa produk jurnalistik Islam yang mengikuti perkembangan jaman, sehingga masih laku di pasaran. Primi menyebutnya sebagai “Majalah Pop Islam”, Majalah Ummi adalah salah satunya. (Firda)
source image: anoimahandmade.blogspot.com



*nb: pada pertemuan kedua tersebut yang bertema Jurnalistik Dakwah, Bu Primi selaku dosen membagikan selembar kertas berisi tiga cuplikan dari beberapa literatur kepada para mahasiswa. Kuy cek, Frizz!!

Comments

Popular posts from this blog

Usai Deklarasi Dukung Jokowi, Fahrul Semangati Anak Muda Sumsel

 Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fx ismanto Usai melakukan Deklarasi dan Diskusi, Rumah Bersama Relawan Pemenangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang hadir. Khususnya anak-anak muda. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Relawan Sumsel Jokowi-KH Ma'ruf Amin yang juga Presiden KOMPASS, Fachruzar SH. "Mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya. Dan ucapan terimakasih kepada relawan-relawan yang sudah mensukseskan kegiatan ini, khususnya anak-anak muda Sumsel," kata Fachruzar dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tribunnews.com, Kamis (20/9/2018). Kang Fahrul biasa disapa mengatakan, deklarasi ini mempunyai arti penting untuk kalangan millenial. Bukan hanya Palembang atau Sumatera Selatan, tapi juga di seluruh wilayah Sumatra. "Pesan kampanye yang hendak kita sampaikan ialah pesan harapan, seperti misalnya harapan ekonomi untuk milenial tumbuh," ujarnya. sumber : Tribunnews.com Sementara, Direktur Pengg...

Resensi Novel Islami; Cinta Dua Remaja Berbeda Agama

sumber gambar: dokumen pribadi Judul Buku: Tell Your Father, I Am Moslem : Ketika Hati Harus Melawan Logika Pengarang : Hengki Kumayandi Penerbit : Wahyu Qolbu Tahun Terbit : Januari 2014 ISBN : 9797958124 Tebal : ix + 259 halaman Cetakan : Pertama, Januari 2014 Harga Buku : Rp. 39.950,- Peresensi : sn Firda (1640210006) Resensi Novel Islami Kepengarangan Hengki Kumayandi terlahir sebagai anak negeri Lintang Empat Lawang Sumatera merupakan mahasiswa lulusan Universitas Malaysia Serawak. Selain menulis, ia juga aktif di dunia teater. Saat ini penulis meninggalkan dunia mengajar untuk bekerja disebuah perusahaan yang terletak di Kuching Serawak, Malaysia, serta aktif dikegiatan komunitas kepenulisan PNBB (Proyek Nulis Buku Bareng), Mesra (Menulis Bersama Gratis), dan Diskusi Fiksi Menulis Fiksi Universal Nikko Mayoko Aiko. Beberapa cerpennya pernah dimuat dimajalah-majalah. Saat ini, sambil bekerja, penulis juga sedang giat menulis novel. Ada tiga novel...

Pelajari Islam Lewat Fiksi

Selain membaca Kitab Al-Quran sebagai kewajiban Muslim, kita juga bisa belajar indahnya Islam melalui fiksi. Kok bisa sih? yup kita bisa belajar melalui novel-novel islami yang sejalan dengan ajaran dan cerita Islam. Well, langsung aja ya, Frizz! Inilah beberapa novel islami yang menjadi media komunikasi  yang terangkum dalam doripos.com. 1. Ayat Ayat Cinta oleh Habiburrahman El Shirazy Tentang seorang pemuda Indonesia yang mencari ilmu jauh di tanah Arab. Berbekal iman yang kuat dan ketabahan, Fahri mengalami banyak hal yang menggetarkan hidupnya, yang sesaat membuat Fahri mempertanyakan jalan hidupnya. Kesabaran dan keimanan adalah kunci kehidupan. Fahri, Aisyah dan Maria membuktikannya dalam cerita yang halus dan mengalir. 2. Tuhan Maha Romantis by Azhar Nurun Ala Ketika udara jadi teman bicara. Dan indahnya bulan purnama tak lagi kita lihat Dari sudut yang sama Barangkali memang itulah yang terbaik bagi kita Meski perih Meski sepi Sebab apa-apa yang baik menurut ki...