Skip to main content

Tiga Peran Media Komunikasi

Frizz, kajian Ilmu Komunikasi menjadi bahasan yang menarik loh. Lihatlah, bagaimana komunikasi melekat dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, pemahaman komunikasi bukan sekedar berbicara kepada orang lain. Berbicara dengan orang lain membutuhkan media bukan? Ya, media untuk berkomunikasi.

Media komunikasi merupakan salah satu unsur komunikasi; komunikator, komunikan, pesan, media, feedback dan kendala. Mari berbincang tentang media komunikasi.

Ingatkah, media komunikasi sekitar tahun 1960-an? Ya, teknologi komunikasi sudah berkembang pesat. Media komunikasi bukan lagi berupa kentongan, maupun hanya audio visual. Namun di tengah masyarakat sudah hadir media yang lebih canggih, yaitu internet.

Bu Primi Rohimi, dosen mata kuliah Media Komunimasi IAIN Kudus menyampaikan beberapa peran media komunikasi dalam kehidupan saat mengajar di kelas KPI A semester lima pada Jumat pagi (7/9/2018).

Pertama, media komunikasi menjadi sebuah lembaga/institusi. Media bukan hanya diartikan mentah seperti media alat microphone atau sebagainya. Namun media sebagai lembaga yang memiliki tujuan tertentu, misalnya youtube, instagram, twitter, dan sebagainya. Sementara akun pengguna disebut sebagai user. User bisa mengunggah suatu postingan yang merupakan media berkomunikasi dengan netizen. Kata Bu Primi, media harus terlembaga.

Kedua, media sebagai sistem sosial. Ada subsistem atau jaringan beberapa sistem. Tentu saja, media komunikasi tidak bisa terlepas dari masyarakat karena bagian dari sistem yang lebih besar lagi. Misalnya, rakyat dan pemerintah. Media komunikasi bisa menjadi penghubung sistem satu dengan yang lainnya. Begitupun dengan penggunaan media, user perlu memperhatikan peraturan yang dibuat sebuah lembaga. Pun  perlu memperhatikan  bagaimana informasi itu, proses penggalian sampai publikasi.

Terakhir, media sebagai agen sosial. Dengan begitu, media menjadi suatu penghubung antara subsistem satu dengan lainnya. Misalnya saja media Whatsapp, menjadi perkuliahan online menghubungkan dosen dengan mahasiswa, cuitan Twitter menghubungkan pemerintah dengan rakyat.

Frizz, media komunikasi mengikuti dinamika jaman. Seperti halnya jenis-jenis media lampau, misalnya telegram, pos dan sebagainya. Berbeda dengan jaman yang sudah serba canggih yang tidak memungkinkan kita terhindar dari sebuah komunikasi. LDR sekalipun, eh~

1640210006
snfirda

Source image: BestITHelper.com

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Peluang dan Tantangan Dakwah di Era Globalisasi dan Informasi

Dunia semakin tanpa sekat. Informasi dengan mudahnya tersebar melalui berbagai media. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan transformasi informasi yang sangat pesat memasuki era globalisasi dan informasi. Kemajuan tersebut bagaikan pedang bermata dua, terutama dalam hal berdakwah yakni menyeru pada kebaikan dan mencegah kemungkaran untuk menuju agama yang rahmatan lil alamin. Arus globalisasi memang tidak bisa ditahan, seperti yang kita lihat kehadiran teknologi yang telah bersahabat di Indonesia, seperti berbagai macam stasiun televisi dan media sosial. Televisi telah menguasai sebagian kehidupan masyarakat Indonesia. Peradaban informasi yang mendominasi dunia modern dalam beberapa dekade terakhir, nampaknya membawa dampak global dari berbagai sektor kehidupan manusia. Hampir semua dapat dihubungkan baik langsung maupun tidak dengan agama, terutama peluang sekaligus tantangan dakwah. Hadirnya kecanggihan teknologi, dakwah menjadi lebih mudah, tak terbatas ruang dan...

Usai Deklarasi Dukung Jokowi, Fahrul Semangati Anak Muda Sumsel

 Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fx ismanto Usai melakukan Deklarasi dan Diskusi, Rumah Bersama Relawan Pemenangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang hadir. Khususnya anak-anak muda. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Relawan Sumsel Jokowi-KH Ma'ruf Amin yang juga Presiden KOMPASS, Fachruzar SH. "Mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya. Dan ucapan terimakasih kepada relawan-relawan yang sudah mensukseskan kegiatan ini, khususnya anak-anak muda Sumsel," kata Fachruzar dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tribunnews.com, Kamis (20/9/2018). Kang Fahrul biasa disapa mengatakan, deklarasi ini mempunyai arti penting untuk kalangan millenial. Bukan hanya Palembang atau Sumatera Selatan, tapi juga di seluruh wilayah Sumatra. "Pesan kampanye yang hendak kita sampaikan ialah pesan harapan, seperti misalnya harapan ekonomi untuk milenial tumbuh," ujarnya. sumber : Tribunnews.com Sementara, Direktur Pengg...

KPI IAIN Kudus Kunjungi Radio Manggala

Pada Jum'at (30/11/2018), kami mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Kudus mengunjungi PT. Radio Swara Manggala Sakti  untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Media Komunikasi dan Jurnalistik semester lima. Tugas ini diberikan oleh Primi Rohimi, selaku dosen Mata Kuliah Media Komunikasi dan Jurnalistik di kelas KPI A 5. Lokasi kunjungan berada di Gdg. Srikandi Ngembal Rejo Jl. Raya Kudus-Pati Km. 05. Tidak jauh dari lokasi kampus kami. Pukul 08.30 WIB kami sampai di lokasi. Kami disambut ramah oleh manajer PT. Radio Swara Manggala Sakti yang bernama Aldi Alfiyan. Kami akrab dengan panggilan Pak Al. Beliau menjelaskan beberapa hal penting mengenai sejarah Radio, manajemen pers dan media komunikasi,   berkeluh sekaligus memotivasi untuk menghadapi tantangan globalisasi bagi media radio, bahkan membagi tips menjadi penyiar yang kece. “Dengan berbagai tantangan, kami masih bertahan dengan menyiarkan secara online. Dan radio kami sudah bisa didengarkan lewat strea...