Skip to main content

Pelajari Islam Lewat Fiksi

Selain membaca Kitab Al-Quran sebagai kewajiban Muslim, kita juga bisa belajar indahnya Islam melalui fiksi. Kok bisa sih? yup kita bisa belajar melalui novel-novel islami yang sejalan dengan ajaran dan cerita Islam. Well, langsung aja ya, Frizz! Inilah beberapa novel islami yang menjadi media komunikasi yang terangkum dalam doripos.com.

1. Ayat Ayat Cinta oleh Habiburrahman El Shirazy

Tentang seorang pemuda Indonesia yang mencari ilmu jauh di tanah Arab. Berbekal iman yang kuat dan ketabahan, Fahri mengalami banyak hal yang menggetarkan hidupnya, yang sesaat membuat Fahri mempertanyakan jalan hidupnya. Kesabaran dan keimanan adalah kunci kehidupan. Fahri, Aisyah dan Maria membuktikannya dalam cerita yang halus dan mengalir.

2. Tuhan Maha Romantis by Azhar Nurun Ala

Ketika udara jadi teman bicara. Dan indahnya bulan purnama tak lagi kita lihat Dari sudut yang sama Barangkali memang itulah yang terbaik bagi kita Meski perih Meski sepi Sebab apa-apa yang baik menurut kita Tak selamanya baik menurut Tuhan Begitu sebaliknya Ia yang maha tahu dan kita bodoh Jadi tersenyumlah, Resapi segala keromantisan-Nya Dan menjelmalah kita menjadi apa yang disebut Muhammad Iqbal ‘Tuhan Kecil’ Agar ketika Ia mengambil keputusan Ia akan ‘mendiskusikannya’ terlebih dahulu dengan kita

3. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck oleh Hamka

Cerita ini berkisar tentang semangat juang Zainuddin, bagaimana merana dan melaratnya hidup Zainuddin setelah cintanya ditolak oleh keluarga Hayati. Kemudian beliau bangun semula dari segala kedukaan, membuka lembaran baru dalam hidupnya menjadi seorang penulis yang ternama dan berjaya. Ia menceritakan tentang kesetiaan, cinta dan kasihnya Zainuddin terhadap Hayati. Meski Hayati sudah berkahwin tetapi sebaik mendapat tahu tentang kesusahan yang dihadapi Hayati, lantaran suaminya yang suka berpoya-poya serta tidak bertanggung-jawab, Zainuddin terus membantu tanpa ada dendam dan benci. Sesungguhnya cinta yang suci itu akan terus mekar di dalam hati hingga ke hujung nyawa begitulah jua cinta antara Zainuddin dan Hayati. Sumber: Laman web KKUM.

4. 29 Juz Harga Wanita oleh Ma’mun Affany

Banyak alasan kenapa laki-laki mendamba wanita yang mencintainya dengan cara sempurna, ia akan terus mencari, dan mencari. Tapi ada ribuan alasan bagi wanita untuk menerima siapa yang datang padanya, dan ada jutaan alasan yang kadang tak terungkap bila berhasrat menolaknya. Toni Saputra, laki-laki pendamba wanita syahdu nan perindu coba mengetuk hati Naela yang semakin dikejar, semakin menjauh. Naela tahu kapan harus diam, kapan harus bersembunyi, tak segan untuk pergi. Tapi Toni tak terbatas waktu terus mencoba katakan “Aku mencintaimu, sungguh mencintaimu.” Apa jadinya jika Naela lupa kata itu, lupa segalanya. Apa jadinya jika Naela tak tahu siapa Toni Saputra yang sudah tak terhitung angka mendekatinya, yang sudah tak terukur nyawa demi seorang Naela

5. Diorama Sepasang Al Banna (Al Banna #1) oleh Ari Nur

Bagaimana jadinya ketika sepasang manusia berbeda cara pandang dalam memahami kehidupan sanggup bertautan, bergandengan dan hidup menggapai impian. Ataukah mereka justru saling berpaling, berpisah, dan saling menjauh? Novel Islami yang unik dan sarat informasi ini menjadi karya terbaik kedua dalam “Sayembara Menulis Novel Remaja Islami Mizan 2002”.

6. Istana Kedua oleh Asma Nadia

Mei Rose: “Aku telah merampas sesuatu yang paling berharga dari hidupnya. Dan sangat wajar jika perempuan ini datang dengan segunung lahar api. Hm… koreksi. Aku tidak merampas apa pun, aku hanya memaksanya berbagi.”
Arini: “Jika cinta bisa membuat seorang perempuan setia pada satu lelaki, kenapa cinta tidak bisa membuat lelaki bertahan dengan satu perempuan?”

7. Triangle of Love: Allah, Aku, & Kamu oleh @sobat_loversh

Buku Triangle of Love: Allah, Aku, & Kamu memaparkan bagaimana cinta, pacaran, jomblo, dan pernikahan seharusnya dibangun di atas pondasi keimanan yang indah. Bagaimana aku dan kamu selalu melibatkan Allah dalam segitiga cinta yang indah tapi bertanggung jawab. Begitu paripurnanya Islam sehingga mengatur secara rapi dan rasional tentang hubungan laki-laki dan perempuan. Semua dibahas tuntas sejak kamu mengenal cinta hingga siap lahir dan batin melaksanakan pernikahan.

8. Novel Cinta Di Ujung Sajadah oleh Asma Nadia

Namanya Makky Matahari Muhammad dan Cinta menyimpan nama itu dengan baik di kepalanya. Bukan karena salam yang diucapkan lelaki itu saat pertama bertemu. Tetapi karena kehadirannya membawa pelangi dalam hidup Cinta. Belasan tahun menjalani hidup sebagai piatu, Cinta bahkan tidak tahu wajah ibunya. Ayah dengan sempurna melenyapkan setiap jejak perempuan terkasih itu. Saat Ayah menikah dengan Mama Alia, dan membawa dua saudara tiri, Cinta semakin tersisih. Ketika surga terenggut dari hari-hari Cinta, lelaki itu hadir. Makky Matahari Muhammad yang humoris namun santun itu, mengenalkannya pada dunia lain yang memberi kebahagiaan. Hingga sebuah rahasia besar belasan tahun terbongkar dan Cinta harus menempuh perjalanan jauh yang memisahkannya dari laki-laki itu. Ketika seluruh harapan menemui jalan buntu, Cinta berjuang. Mencari kekuatan dalam sujud-sujud panjang. Menelusuri jejak surga yang dirindukan hingga tuntas saat senja di Madinah.

Itulah beberapa sinopsis novel Islami. Beberapa novel islami ini dikutip dari https://doripos.com/8-novel-cinta-islami-terbaik-yang-harus-kamu-baca.

Comments

Popular posts from this blog

Peluang dan Tantangan Dakwah di Era Globalisasi dan Informasi

Dunia semakin tanpa sekat. Informasi dengan mudahnya tersebar melalui berbagai media. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan transformasi informasi yang sangat pesat memasuki era globalisasi dan informasi. Kemajuan tersebut bagaikan pedang bermata dua, terutama dalam hal berdakwah yakni menyeru pada kebaikan dan mencegah kemungkaran untuk menuju agama yang rahmatan lil alamin. Arus globalisasi memang tidak bisa ditahan, seperti yang kita lihat kehadiran teknologi yang telah bersahabat di Indonesia, seperti berbagai macam stasiun televisi dan media sosial. Televisi telah menguasai sebagian kehidupan masyarakat Indonesia. Peradaban informasi yang mendominasi dunia modern dalam beberapa dekade terakhir, nampaknya membawa dampak global dari berbagai sektor kehidupan manusia. Hampir semua dapat dihubungkan baik langsung maupun tidak dengan agama, terutama peluang sekaligus tantangan dakwah. Hadirnya kecanggihan teknologi, dakwah menjadi lebih mudah, tak terbatas ruang dan...

Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, Struktur Anatomi, dan Sistem Penulisan Feature

Catatan perkuliahan Teknik Menulis Feature dan Berita pada pertemuan kedua (27/2/19), Dosen pengampu: Primi Rohimi, S. Sos, MSI. Pengertian Feature Apa sih tulisan Feature ? Menurut Asep Syamsul M. R, Feature adalah karangan khas yang menuturkan fakta, peristiwa atau proses disertai penjelasan riwayat terjadinya. Dari pengertian Asep,kita dapat memahami bahwa feature merupakan tulisan yang unik namun tetap berdasarkan fakta atau kenyataan dari peristiwa maupun proses dan menjelaskan kronologi suatu kejadian tersebut. Berarti sama dengan berita, dong ?  Sejatinya, memang tulisan Feature  masuk dalam jenis – jenis berita yaitu jenis berita ringan atau soft news. Namun ada cirri-ciri yang membedakan dalam penulisannya. Sebelum itu, mari kita simak lagi pengertian Feature dari Jim Atkins Jr., yaitu liputan mengenai kejadian yang dapat menyentuh perasaan ataupun menambah pengetahuan audiens melalui penjelasan rinci dan mendalam, tidak terkait aktualitas . Nah kan, jadi Feature ...

KPI, KHALAYAK DAN URGENSI (HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI MASSA DAN KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM BESERTA URGENSINYA)

“Jadi anak KPI, ya harus update!” Masih melekat dalam benak saya tentang apa yang diucapkan oleh salah satu dosen di kelas. Memang benar, menjadi seorang mahasiswa KPI (Komunikasi Penyiaran Islam) harus memiliki pengetahuan luas tentang hal-hal baru yang ada di sekitarnya. Seperti halnya berita-berita aktual politik, agama, ekonomi, budaya dan sebagainya. Apalagi di era revolusi industri 4.0. Teknologi seakan menjadi jantung kehidupan sehari-hari. Tuntutan itu tak lebih untuk memaksimalkan tingkat kepekaan mahasiswa. Berfikir kritis, mampu menganalisis reaksi khalayak, dan turut andil dalam proses penyiaran, misalnya. Mengapa? Karena jurusan atau program studi Komunikasi Penyiaran Islam sudah setara dengan jurusan Ilmu Komunikasi di universitas umum. Kurikulum jurusan KPI memasukkan kuliah wajib sebagaimana yang telah disepakati dalam ASPIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi). Mata kuliah Komunikasi Massa merupakan salah satu daftar yang wajib di jurusan atau p...