Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2018

Usai Deklarasi Dukung Jokowi, Fahrul Semangati Anak Muda Sumsel

 Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fx ismanto Usai melakukan Deklarasi dan Diskusi, Rumah Bersama Relawan Pemenangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang hadir. Khususnya anak-anak muda. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Relawan Sumsel Jokowi-KH Ma'ruf Amin yang juga Presiden KOMPASS, Fachruzar SH. "Mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya. Dan ucapan terimakasih kepada relawan-relawan yang sudah mensukseskan kegiatan ini, khususnya anak-anak muda Sumsel," kata Fachruzar dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tribunnews.com, Kamis (20/9/2018). Kang Fahrul biasa disapa mengatakan, deklarasi ini mempunyai arti penting untuk kalangan millenial. Bukan hanya Palembang atau Sumatera Selatan, tapi juga di seluruh wilayah Sumatra. "Pesan kampanye yang hendak kita sampaikan ialah pesan harapan, seperti misalnya harapan ekonomi untuk milenial tumbuh," ujarnya. sumber : Tribunnews.com Sementara, Direktur Pengg...

Resensi Novel Islami; Cinta Dua Remaja Berbeda Agama

sumber gambar: dokumen pribadi Judul Buku: Tell Your Father, I Am Moslem : Ketika Hati Harus Melawan Logika Pengarang : Hengki Kumayandi Penerbit : Wahyu Qolbu Tahun Terbit : Januari 2014 ISBN : 9797958124 Tebal : ix + 259 halaman Cetakan : Pertama, Januari 2014 Harga Buku : Rp. 39.950,- Peresensi : sn Firda (1640210006) Resensi Novel Islami Kepengarangan Hengki Kumayandi terlahir sebagai anak negeri Lintang Empat Lawang Sumatera merupakan mahasiswa lulusan Universitas Malaysia Serawak. Selain menulis, ia juga aktif di dunia teater. Saat ini penulis meninggalkan dunia mengajar untuk bekerja disebuah perusahaan yang terletak di Kuching Serawak, Malaysia, serta aktif dikegiatan komunitas kepenulisan PNBB (Proyek Nulis Buku Bareng), Mesra (Menulis Bersama Gratis), dan Diskusi Fiksi Menulis Fiksi Universal Nikko Mayoko Aiko. Beberapa cerpennya pernah dimuat dimajalah-majalah. Saat ini, sambil bekerja, penulis juga sedang giat menulis novel. Ada tiga novel...

Pelajari Islam Lewat Fiksi

Selain membaca Kitab Al-Quran sebagai kewajiban Muslim, kita juga bisa belajar indahnya Islam melalui fiksi. Kok bisa sih? yup kita bisa belajar melalui novel-novel islami yang sejalan dengan ajaran dan cerita Islam. Well, langsung aja ya, Frizz! Inilah beberapa novel islami yang menjadi media komunikasi  yang terangkum dalam doripos.com. 1. Ayat Ayat Cinta oleh Habiburrahman El Shirazy Tentang seorang pemuda Indonesia yang mencari ilmu jauh di tanah Arab. Berbekal iman yang kuat dan ketabahan, Fahri mengalami banyak hal yang menggetarkan hidupnya, yang sesaat membuat Fahri mempertanyakan jalan hidupnya. Kesabaran dan keimanan adalah kunci kehidupan. Fahri, Aisyah dan Maria membuktikannya dalam cerita yang halus dan mengalir. 2. Tuhan Maha Romantis by Azhar Nurun Ala Ketika udara jadi teman bicara. Dan indahnya bulan purnama tak lagi kita lihat Dari sudut yang sama Barangkali memang itulah yang terbaik bagi kita Meski perih Meski sepi Sebab apa-apa yang baik menurut ki...

Novel Sebagai Media Komunikasi

Hai, Frizz !! Tahu nggak, kalau ternyata novel yang kita baca merupakan salah satu media komunikasi. Yup, seperti yang pernah aku bahas di postingan sebelumnya , bahwa media komunikasi juga termasuk unsur-unsur dalam komunikasi. Nah, kalau novel termasuk dari media komunikasi cetak ya, Frizz. Di dalam novel tersebut pastilah ada sebuah pesan yang tersirat maupun tersurat. Pesan tersebut termasuk bahasan dalam komunikasi. Duh kenapa aku jelasinnya muter-muter ya? Hehe~ Kalau menurut De Fleur dan Dennis Mc Quail, dijelaskan bahwa buku atau novel termasuk dalam perkembangan media massa. Media cetak sebagai salah satu bentuk media komunikasi umumnya memiliki fungsi sebagai pemberi informasi, artikel majalah yang lebih bersifat mempengaruhi, dan novel yang mempunyai fungsi utama untuk menghibur. Selain itu novel juga memberi informasi dan mempersuasi pembacanya. Selanjutnya, DR. Nyoman Kutha Ratna mengatakan bahwa komunikasi sastra merupakan komunikasi tertinggi, karena melibatkan mekan...

Buku Peninggalan Sejarah dan Purbakala Kabupaten Kudus

Hai, Frizz !! Siang ini aku baru di Arsip dan Perpustakaan Daerah Kudus, lho. Niatnya sih mau cari referensi buat tugas kuliah. Tapi nggak dapet-dapet nih, hehe~ Alhasil, aku nemu buku ini di ruangan baca yang isinya nggak bisa dibawa pulang. Yah kecewa juga sih aslinya, padahal lumayan kan kalau bawa pulang koran trus dijual di pasar loak *etdah dasar 😑 Judul bukunya "Peninggalan Sejarah dan Purbakala Kabupaten Kudus". Inget ya, Frizz . PENINGGALAN SEJARAH DAN PUBAKALA KABUPATEN KUDUS. Bukannya PENINGGALAN SEJARAH DAN KENANGAN MANTAN BAGUS. hehe becanda~ Well, buku ini diterbitkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kudus. Ber-ISBN 979-25-5590-0. Dalam penyusunan buku ini diketuai oleh Drs. Ahfas Muntohar. Oh ya, Frizz . Di sini tercantum bahwa buku ini diterima dari APBD Kabupaten Kudus pada 25 Juli 2006. Wow langsung dari sononya kan. Pasti terpercaya nih isinya. Frizz , kalian penasaran nggak sih isinya? Oke, kalau penasaran lain kali aku share...

Pendopo Kabupaten Kudus dan Rumah Dinas Bupati

Hai, Frizz . Kali ini aku posting tentang Pendopo Kabupaten Kudus dan Rumah Dinas Bupati yaa~ Pendopo Kabupaten Kudus dan Rumah Dinas Bupati terletak di Jl. Simpang 7 termasuk wilayah Desa Demaan Kecamatan Kota. Bahannya terdiri dari temhok kuno dan kayu jati ukir, lho. Nah, bangunan ini berdiri abad XV, sampai sekarang kondisinya masih baik!! Wah keren ya. Iyalah, lha wong ini emang milik pemerintah, pastinya dijaga dengan keamananan yang ketat. Frizz , pemerintahan Kabupaten Kudus diketahui secara pasti dalam abad ke XI. Hayo,siapa yang tahi Bupati Kudus pertama kali? Yups, Kabupaten ( Regent ) Bupati pertama adalah Kyai Raden Adipati Tumenggung Panji Padmonegoro tahun 1820. Pengangkatan itu dibarengi dengan diangkatnya bupati di berbagai wilayah, lho. Tahu nggak nih? Yups Bupati Jepara; Kyai Soero Adimenggoli (1820), Bupati Demak; K. A Adinegoro (1820), Bupati Pati R. A Tjondronegoro (1820) dan Raden Mas Tumenggung Mangkudipuro, Bupati Rembang. Well, kesimpulannya pendopo kabup...

Tiga Cuplikan Literatur, Jadi Bahan Materi Kuliah

selembar kertas berisi tiga cuplikan literatur Bu Primi Rohimi membagikan selembar kertas berisi tiga cuplikan dari beberapa literatur, kepada para mahasiswanya sebagai bahan materi. Salah satunya di kelas KPI A semester lima di awal pertemuan kuliah yang kedua pada Kamis (13/9/2018). Sebelumnya ia telah membagikan kertas yang sama kepada mahasiswa KPI semester tiga. Berikut adalah beberapa tiga cuplikan dari beberapa literatur yang dirangkum dalam selembar kertas. literatur pertama, Mediating Islam (Indonesia Edition), Janet Steele literatur kedua; Sejarah Perkembangan Pers Minangkabau (1859-1945), Yuliandre Darwis literatur ketiga; Argumen Islam Untuk Liberalism, Budhy Munawar Rachman Setelah menerima lembaran tersebut, para mahasiswa dimintai argument untuk mengasah kemampuan menyampaikan pendapat di dalam forum. Beberapa mahasiswa belum sepenuhnya faham dengan ketiga literatur tersebut karena terbatas hanya sekedar cuplikan. Namun salah satu mahasiswa a...

Primi Rohimi; Jurnalistik Dipengaruhi Bisnis

source image: livemint.com Kampus-Warna -- Jurnalistik Dakwah merupakan bidang yang menarik untuk digali dan dikaji. karena jurnalistik dakwah mengandung konten Islami. namun di era sekarang, sesuaty yang berbau ke-Islaman kurang diminati oleh pembaca. Hal tersebut disampaikan oleh Primi Rohimi, dosen IAIN Kudus saat mengampu mata kuliah Jurnalistik di kelas KPI(Komunikasi dan Penyiaran Islam)-A semester lima, pada Kamis (13/9/2018). Menurutnya, ketika jurnalistik itu sudah dibubuhi oleh simbol tertentu maka akan mempengaruhi intensitas daya tarik pembaca. “Karena sebuah simbol akan sangat bermakna,” tuturnya pada 16 mahasiswa yang hadir. Primi menambahkan bahwa jurnalistik Islam yang muncul selalu bersifat antimainstrim dan tidak mengikuti permintaan pasar. Sebabnya, tidak jarang bila umur dari produk jurnalistik Islam tidak bertahan lama sampai sekarang. “Keberlangsungan jurnalistik sekarang sangat dipengaruhi oleh bisnis, karena sudah adanya konvergensi media yaitu cet...

Tiga Peran Media Komunikasi

Frizz , kajian Ilmu Komunikasi menjadi bahasan yang menarik loh. Lihatlah, bagaimana komunikasi melekat dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, pemahaman komunikasi bukan sekedar berbicara kepada orang lain. Berbicara dengan orang lain membutuhkan media bukan? Ya, media untuk berkomunikasi. Media komunikasi merupakan salah satu unsur komunikasi; komunikator, komunikan, pesan, media , feedback dan kendala. Mari berbincang tentang media komunikasi. Ingatkah, media komunikasi sekitar tahun 1960-an? Ya, teknologi komunikasi sudah berkembang pesat. Media komunikasi bukan lagi berupa kentongan, maupun hanya audio visual . Namun di tengah masyarakat sudah hadir media yang lebih canggih, yaitu internet . Bu Primi Rohimi, dosen mata kuliah Media Komunimasi IAIN Kudus menyampaikan beberapa peran media komunikasi dalam kehidupan saat mengajar di kelas KPI A semester lima pada Jumat pagi (7/9/2018). Pertama , media komunikasi menjadi sebuah lembaga/institusi . Media bukan hanya diartikan men...

Memaafkan atau Memelihara Benci?

Hai, Frizz . Sore-sore gini siapa hayo yang lagi terluka? Luka darah atau tak berdarah? Apa? Luka sayatan hati? Hehe yaudah deh maafin aja. Toh buat apa sih memelihara benci? Emang sih ya, dalam kehidupan sosial sering kita bertemu dengan orang yang wataknya berbeda-beda. Ada yang baik, ramah tamah, suka nraktir, suka beri nasihat, pasti seneng deh kalau ketemu sama orang kaya gitu. Eits , ada juga yang jahat, kasar, pelit, suka nyinyir, duh pasti nyebelin banget ya. Kadang juga ada loh, yang suka bentak-bentak bikin sakit hati tapi ternyata niat doi itu baik, nasehatin kita karena peduli. Eaa ~ Frizz , dengerin deh firman Allah SWT ini; خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ  بِالْعُرْفِ وَاَعْرِضْ عَنِ ال...

Layu

aku telah memanggil renjana memanggilmu dalam aksara lekas memuja dipasrahi asa dan hilang nyawa aku rehat menikmati ego yang kau suguhkan pagi lalu mereka terlalu mudah ditipu renjana menghianatiku merajam seluruh waktu habiskan aksara bisu bunga mati cemburu kemudian layu frdsstr, 7.9.18

Pra-Pasca Kemerdekaan, Masyarakat Haus Berita

Kampus, WARNA — Kuliah perdana mata kuliah Jurnalistik, Primi Rohimi selaku dosen menekankan bahwa jurnalisme di Indonesia  masyarakat publik haus informasi politik pada sebelum dan pasca kemerdekaan Indonesia. Hal tersebut ia suguhkan dalam topik Sejarah Jurnalistik saat mengajar di kelas KPI A semester lima pada Kamis (6/9/2018). Sebagai pembuka, Primi mengingatkan tentang sejarah jurnalistik tidak lepas dari penemuan  alat komunikasi, yakni Movabel Printing Machine (mesin cetak) oleh Johannes Guttenberg sekitar tahun 1456. Mesin tersebut hanya mencetak kitab Injil di wilayah Eropa dan Jerman. Kemudian dilanjutkan, awal mula jurnalistik hadir di Indonesia karena dibawa oleh para penjajah pada masa penjajahan di Indonesia.  Saat itu, masyarakat Indonesia  memang sangat haus akan polemik politik di negaranya. Namun isi beritanya hanya mengenai hal-hal positif dari negara penjajah, misalnya tentang kejayaan mereka dalam menjajah Indonesia. "Hal itu karena ju...

About

snFirda , dengan nama lengkap Shoma Noor Firda Inaya lahir tanggal delapan januari pada sembilan belas tahun silam. Penikmat jahe hangat dan wedang ilalang. Seorang balerina kata yang masih merangkak. Juga pembelajar di IAIN Kudus fakultas Dakwah dan Komunikasi. Bergelut bidang literasi dalam wadah Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Paradigma IAIN Kudus, memiliki portal online ; parist.id. Bergabung pula dalam divisi Jurnalistik Prodi, Warta Journalism Komunikasi dan Penyiaran Islam (WARNA KPI) IAIN Kudus, memiliki portal online ; wartajournalism.blogspot.com Silakan ngopi bersama berbincang literasi di shomanoorfi@gmail. com . Salam hangat, snFirda